UPSIDE DOWN RAINBOW (PELANGI TERBALIK)

Pelangi terbalik (upside rainbow), tidak seperti pelangi’ biasa’ tidak ada kaitannya dengan hujan. Ini adalah fenomena alam yang langka yang dikenal sebagai  circumzenithal arc.  Tidak seperti terjadinya pelangi biasa dimana langit harus dalam keadaan cerah dari titik-titik hujan dan hanya terdapat  sedikit awan  agar fenomena ini dapat  terlihat. Berikut adalah penjelasannya:

Busur pelangi hanya muncul ketika sinar matahari bersinar pada sudut tertentu melalui selubung tipis awan tipis di ketinggian sekitar 20.000 sampai 25.000 kaki. Pada ketinggian ini awan cirrus yang terbuat dari kristal es, seukuran dengan butiran garam.

Ahli Meteorologi mengatakan awan harus cembung ke matahari dengan partikel-partikel es yang berbaris bersama di arah yang tepat untuk membiaskan cahaya. Hal ini mengakibatkan sinar matahari memantul dari kristal-kristal es yang tinggi di atmosfer, mengirimkan sinar cahaya kembali ke atas dan menekuk sinar matahari seperti sebuah prisma kaca menjadi spektrum warna.

Fakta tentang Circumzenithal arc:

  • Dalam busur circumzenithal, warna yang terjadi adalah warna pelangi dalam urutan terbalik, dengan ungu di bagian atas dan merah di bagian bawah.
  • Busur biasanya hilang dengan cepat karena awan cirrus yang mengandung kristal es bergeser posisi nya.
  • Partikel es dalam awan cirrus tinggi terjadi sepanjang tahun, namun busur circumzenithal biasanya dikaburkan oleh awan yang tingkatannya lebih rendah.
  • Busur Circumzenithal disebut seperti itu karena mereka pergi di sekitar zenith – titik di langit tepat di atas pengamat-dari matahari.
  • Busur circumzenithal adalah seperempat lingkaran, menunjuk ke arah matahari terbenam.
  • Pelangi  ini jauh lebih terang dan lebih pekat daripada pelangi yang terjadi ketika sinar matahari dibiaskan dalam hujan.
  • Busur Circumzenithal sebenarnya cukup umum sebagai jenis awan yang terjadi sepanjang tahun.
    Tapi penglihatan biasanya dikaburkan oleh awan bawah sehingga  busur circumzenithal lebih jarang terlihat daripada pelangi dan lingkaran cahaya
    Hal ini tergantung pada posisi pengamat karena daya jangkau pandangan  yang sangat bervariasi, seseorang sepuluh mil jauhnya mungkin tidak akan bisa melihatnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s