PEMBELAJARAN SAINS YANG EFEKTIF: KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN

Tujuan utama pembelajaran Sains yang efektif, yaitu untuk membantu siswa:

  1. Mengembangkan kreatifitas dan kemampuan berfikir kritis atau mengembangkan kekuatan rasional dan kebebasan pendapat
  2. Membangun pemahaman dari sistem konsep utama yang membentuk dasar dari pemikiran saintifik
  3. Mengembangkan kepercayaan diri untuk mengajukan pertanyaan dan permasalahan serta mencari  jawaban dan solusinya

KARAKTERISTIK PEMBELAJARAN

Pertanyaan berikut akan membantu untuk mengidentifikasi karakter spesifik pada pembelajaran, mengarah atau bertentangan dengan pengajaran efektif

1.  Apakah pembelajaran melibatkan jasmani atau aktivitas yang menarik bagi siswa?

Pada beberapa penelitian dan di beberapa kelas, faktor yang utama adalah motivasi.  Sebelum inquiry yang bermakna terjadi, siswa harus tertarik dan termotivasi.  Adalah  suatu keharusan bahwa pembelajaran terdiri dari bahan atau aktivitas yang menarik bagi siswa sehingga menstimulasi ketertarikan dan keingintahuannya.

2.  Apakah pembelajaran melibatkan bahan atau aktivitas yang memandu siswa untuk berpikir, bertanya dan memaknai suatu diskusi?

Tujuan  utama dari sekolah akhir-akhir ini – sebagai akibat dari beberapa pembelajaran Sains – adalah untuk memendorong penggunaan dan perkembangan berpikir kritis.  Untuk perkembangan tujuan yang maksimal ini, siswa harus nyaman terhadap situasi yang memngarahkannya pada pertanyaan, analisis, perbandingan, evaluasi, penarikan kesimpulan, dan menggunakan kemampuan berpikir mereka.  Aktivitas dapat dilengkapi dengan yang melibatkan siswa untuk mengumpulkan dan menganalisis data, mengajukan pertanyaan, bertukar ide, menemukan pertanyaan dan memaknai diskusi.

 3.  Apakah pembelajaran disediakan untuk tingkatan yang beragam dan jalur penyelidikan untuk mengakomodasi inisiatif dan tujuan individual?

Kenyataannya, tidak semua siswa pada suatu kelas bekerja pada kecepatan yang sama, sama ketertarikannya, atau sama pintarnya. Sehingga setiap pembelajaran harus fleksibel.  Banyak masalah yang dapat diatasi ketika guru memberikan siswa dengan materi dan aktivitas yang membuat mereka  tertarik.  Ketika siswa bebas untuk berinteraksi dengan materi dan siswa lain, mereka secara otomatis akan melakukannya juga pada tingkatannya sendiri dan pada arah tujuannya sendiri.  Guru harus mendorong inisiatif dan arah tujuan individual.

4.  Apakah isi dari pembelajaran cocok untuk tingkatan perkembangan belajar siswa?

Ide dari tingkat  perkembangan belajar siswa sangat penting dalam memilih topik dan bagaimana hal itu akan diajarkan.  Hanya saja, bagaimana hal itu dapat dilakukan yang menjadi  fokus dalam melanjutkan penelitian. Kunci utamanya, bagaimanapun pengajaran dapat dirancang sebagai tantangan tetapi tidak memperkaya kemampuan berpikir siswa.  Beberapa ketidakseimbangan cukup untuk perkembangan intelektual tetapi jika terlalu banyak dapat menyebabkan frustasi, kehilangan motivasi dan menyerah.

5.  Apakah pembelajaran melibatkan konsep, atau konsep yang mendasar untuk mengembangkan suatu pemahaman dalam sekitar teori disiplin?

 Dalam memilih isi untuk pembelajaran, guru haru selalu berpegangan bahwa pengajaran sains harus memandu siswa untuk berkembang  dan mengerti dunia tempat mereka hidup.  Pengertian kita bahwa dunia difasilitasi dari pembangunan konsep dan sistem konseptual seperti teori kinetik molekul, teori sel, teori evolusi, dan teori kuantum. Hal tersebut melewati  beberapa penelitian yang berkaitan padanya dan teori  dasar lain, tidak hanya aktivitas dan ide yang dicoba-coba.  Sehingga siswa memperoleh pemahaman dan pengertian.  Evaluasi yang bermakna dari sudut pandanng pembelajaran  ini adalah menerapkan bahwa ealuator cukup mengerti seputar teori  disiplin yang sesuai.

 6.  Apakah jumlah bacaan pada pembelajaran merintangi kesuksesan siswa dengan ketersediaan bacaan yang terbatas?

Tidak ada pembelajaran sains yang direncanakan dengan melebihi jumlah bacaan yang dibutuhkan.  Meskipun bacaan itu sangat penting, kesuksesan pada sains tidak selalu bergantung pada hal tersebut.  Umumnya keharusan yang berkaitan dengan membaca hadir setelah pembelajaran eksplorasi dan ketika fase pembuka.

7.  Apakah bantuan visual dan teknikal seperti  slide, film, video atau komputer digunakan secara efektif?

Bantuaan visual dapat memberikan bantuan dalam mengorganisasi dan mensintesis pengalaman penelitian siswa. Setelah pengertian mula-mula diperoleh dengan pengalaman pertama kali, film, video, slides dan peralatan teknis lain dapat menyajikan pengertian yang efektif dalam memperluas wawasan siswa secara sadar dan menyeluruh. Bantuan visual tidak selalu menyajikan pengganti dari pengalaman pertama.  Komputer dapat digunakan untuk membantu mencari, mengatur, dan menyajikan data, tetapi jangan ditempatkan sebagai pengalaman nyata yang berkaitan dengan fenomena alam.

Selain ini, masih ada beberapa karakteristik pembelajaran yang efektif, yaitu:

Karakteristik tingkah laku siswa

Karakteristik tingkah laku guru

Karakteristik pertanyaan yang efektif

Yang akan dibahas pada posting selanjutnya….🙂

Sumber: Science Teaching and The Development of Thingking by Anton E. Lawson

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s